Klik "LIKE" jika suka TUK KIYAI: ISU SEMASA

Klik "IKUT" untuk teman TUK KIYAI

Sembang & Pesanan

http://tokkiyai.freeshoutbox.net/

Pelayan hotel ini mengaku menjadi mangsa seks bos IMF

Label:

Diallo pindah ke AS bersama dengan anak perempuannya yang baru berumur 15 tahun. Pada ketika masuk ke AS, dia tidak memiliki pekerjaan. Makanya Diallo bersyukur kerana memiliki pekerjaan di hotel mewah seperti Sofitel.

Seperti dilansir CNN, walau pekerjaannya hanya menjadi pembersih bilik, Diallo berharap boleh memberi makan anaknya. Dengan pekerjaannya itu, janda anak satu ini bermimpi boleh memperbaiki kehidupannya.

Dan kini, hidup dan mimpi wanita 32 tahun ini seketika berubah ketika ia beberapa hari lalu membersihkan bilik jenis suite di lantai 28 di mana Direktur IMF, Dominique Strauss-Kahn tinggal.

Tak disangka-sangka, Diallo yang sedang membersihkan bilik tiba-tiba diserang oleh Strauss-kahn dan dilecehkan secara seksual oleh lelaki berasal Perancis itu. Seperti dilaporkan, dirinya dipaksa untuk melakukan oral dan anal sex terhadap Strauss-Kahn. Diallo, yang boleh melarikan diri, melaporkan tindakan Strauss-Kahn ke atasannya. Dan dengan cepat Polis New York menangkap Strauss-Kahn dilapangan terbang John F. Kennedy.



Meskipun usaha Strauss-Kahn itu gagal, namun mimpi Diallo kini diambang kehancuran. Menurut sang pengacara, Jeffrey Shapiro, kliennya kini dalam keadaan trauma berat.

"Kehidupan ia kini dipenuhi dengan rasa takut untuk hidupnya," kata Shapiro. "Ia (Strauss-Kahn), secara fizik menyerang secara seksual."

Iia kini memegang keyakinannya pada cita-cita Amerika di mana hukum tidak membedakan antara kaya dan miskin, antara yang kuat dan mereka yang punya apa-apa. Ini berbeza dari negara asalnya.

Diallo berharap cita-citanya tidak akan gagal sekarang ini saat dia dilecehkan oleh seorang lelaki yang mempunyai pengaruh sangat besar dan salah satu calon kuat untuk menjadi presiden Perancis.

Setelah kejadian itu, dia tinggal di tempat yang aman dengan anaknya. Diallo kini sangat ketakutan setelah serangan itu. Meskipun demikian, ia bekerja sama dengan pihak berkuasa, dan hal itu menempatkan dirinya dalam posisi yang dianggap berbahaya. Ia juga kini siap untuk bersaksi di hadapan dewan juri atau melakukan apapun jika Jaksa wilayah memerlukan dirinya. /borakkosong

Comments (0)

Pelayan hotel ini mengaku menjadi mangsa seks bos IMF
Isnin, Mei 23, 2011 | Author: Tuk Kiyai
Diallo pindah ke AS bersama dengan anak perempuannya yang baru berumur 15 tahun. Pada ketika masuk ke AS, dia tidak memiliki pekerjaan. Makanya Diallo bersyukur kerana memiliki pekerjaan di hotel mewah seperti Sofitel.

Seperti dilansir CNN, walau pekerjaannya hanya menjadi pembersih bilik, Diallo berharap boleh memberi makan anaknya. Dengan pekerjaannya itu, janda anak satu ini bermimpi boleh memperbaiki kehidupannya.

Dan kini, hidup dan mimpi wanita 32 tahun ini seketika berubah ketika ia beberapa hari lalu membersihkan bilik jenis suite di lantai 28 di mana Direktur IMF, Dominique Strauss-Kahn tinggal.

Tak disangka-sangka, Diallo yang sedang membersihkan bilik tiba-tiba diserang oleh Strauss-kahn dan dilecehkan secara seksual oleh lelaki berasal Perancis itu. Seperti dilaporkan, dirinya dipaksa untuk melakukan oral dan anal sex terhadap Strauss-Kahn. Diallo, yang boleh melarikan diri, melaporkan tindakan Strauss-Kahn ke atasannya. Dan dengan cepat Polis New York menangkap Strauss-Kahn dilapangan terbang John F. Kennedy.



Meskipun usaha Strauss-Kahn itu gagal, namun mimpi Diallo kini diambang kehancuran. Menurut sang pengacara, Jeffrey Shapiro, kliennya kini dalam keadaan trauma berat.

"Kehidupan ia kini dipenuhi dengan rasa takut untuk hidupnya," kata Shapiro. "Ia (Strauss-Kahn), secara fizik menyerang secara seksual."

Iia kini memegang keyakinannya pada cita-cita Amerika di mana hukum tidak membedakan antara kaya dan miskin, antara yang kuat dan mereka yang punya apa-apa. Ini berbeza dari negara asalnya.

Diallo berharap cita-citanya tidak akan gagal sekarang ini saat dia dilecehkan oleh seorang lelaki yang mempunyai pengaruh sangat besar dan salah satu calon kuat untuk menjadi presiden Perancis.

Setelah kejadian itu, dia tinggal di tempat yang aman dengan anaknya. Diallo kini sangat ketakutan setelah serangan itu. Meskipun demikian, ia bekerja sama dengan pihak berkuasa, dan hal itu menempatkan dirinya dalam posisi yang dianggap berbahaya. Ia juga kini siap untuk bersaksi di hadapan dewan juri atau melakukan apapun jika Jaksa wilayah memerlukan dirinya. /borakkosong
This entry was posted on Isnin, Mei 23, 2011 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.